Showing posts with label herbal. Show all posts
Showing posts with label herbal. Show all posts

Saturday, February 11, 2012

Ada Yang Alergi Kucing?


Hai Cat Lovers semua.. Did you miss me?? Lama banget ya gak nulis di sini.. ternyata kalo orang sibuk tu mau nulis disini aja pake alesan gak sempet hahaha.. 

Oke deh, kali ini mumpung saya sempet nulis, saya mau nulis yang bermanfaat aja deh..

Sesuai judul "Ada yang alergi kucing?" Wah sayang banget ya, suka kucing tapi kok alergi sama kucing, hmmmm..

Apakah Anda atau mungkin anggota keluarga telah alergi kucing? Anda mungkin tertarik untuk mengetahui bahwa Anda tidak perlu putus asa karena Anda alergi kucing, sedangkan Anda sangat menyukai kucing. Ribuan orang yang mengidap penyakit asma, dan alergi lain dapat mengatasi alergi mereka saat hidup dengan kucing-kucing yang mereka cintai.

Tulisan saya ini bertujuan untuk membantu mereka yang alergi kucing, namun tetap bertekad untuk memelihara kucing mereka. Anda mungkin tidak dapat menghilangkan alergi kucing sepenuhnya, tetapi Anda dapat membantu meminimalkan gejala alergi.

Yuk ikuti terus cerita saya supaya lebih paham..

Meskipun beberapa orang menghindari kucing karena mereka takut atau tidak suka karena alergi, dengan  harapan  menghindari kucing dapat terhindar dari reaksi alergi. Banyak reaksi dari alergi, misalnya bersin, mata berair dan hidung 'meler'. Anda mungkin dapat menjauhi kucing apabila mempunyai gejala seperti itu. Namun, sebelum memutuskan untuk memelihara kucing, Anda harus menjalani tes alergi terlebih dahulu, terutama jika Anda menderita asma. Sekitar 30-40% anak atau orang dewasa sangat alergi terhadap bulu binatang (terutama kucing). 

Selanjutnya,  saya akan menjelaskan proses langkah demi langkah untuk membantu mengendalikan gejala alergi Anda sambil menikmati persahabatan seumur hidup bersama kucing kesayangan. Saya pribadi menikmati hidup penuh kasih sayangdengan kucing, meskipun saya terkadang sering bersin - bersin kalo kena bulu kucing, apalagi kalo kucing nya jarang mandi.... heheheheeee...

Yup, ada harapan kok, bahwa Anda dapat mengadopsi kucing, meskipun Anda alergi terhadap kucing. Namun, bukan segera Anda akan bebas alergi terhadap kucing, akan tetapi ada proses secara bertahap. Prosedur ini sama ketika kita memperkenalkan kucing baru ke keluarga kucing yang ada. Anda harus mengambil tantangan ini perlahan-lahan.

"Pertama, Singkirkan Rumah Anda dari Alergen lain"

Anda ingin mengajak kucing Anda bermain kan? Langkah pertama yang paling baik adalah membersihkan rumah Anda dari alergen lain sebanyak mungkin, seperti tungau, debu, dan jamur. Sebagian besar alergen di  udara (termasuk bulu kucing) melekat pada bahan yang lembut, seperti tirai, kain furnitur, permadani dan karpet.
Tips:
  • Ganti tirai untuk jendela dengan bahan yang tidak mudah menyerap debu. Jika tidak, jaga tirai agar selalu bersih, dengan rutin mencucinya, serta gunakan vaccum cleaner.
  • Jika Anda mampu membelinya,ganti perabotan berbahan empuk dengan kulit pada sofa dan kursi.
  • Pertimbangkan untuk mengganti karpet Anda dengan lantai kayu atau ubin. Jika tidak, maka rajin - rajin lah menyedot karpet Anda secara teratur menggunakan vaccum cleaner.
  • Singkirkan lilin beraroma terapi, bunga rampai, dan pengharum ruangan. Semua ini terkenal memperburuk gejala alergi. 
"Bentengi Tubuh Anda Terhadap Alergi Dengan Mengkonsumsi Obat Alami Anti Alergi"

Beberapa waktu yang lalu seorang teman baik saya, meminta saya untuk membantu dalam mengendalikan alergi, karena dia benar-benar ingin mengadopsi kucing. Dia tidak terlalu ingin pergi ke dokter dan melalui proses panjang seperti imunoterapi, dan memilih salah satu solusi alami saya sarankan. Yaitu menggunakan obat alami / herbal untuk mengatasi alergi namun Anda harus selalu memeriksa dengan dokter atau ahli alergi pada kesesuaian produk tersebut.

"Kunjungi Teman Anda Yang Memiliki Kucing"


Saya tahu Anda telah melihat ke depan untuk langkah ini, dan akhirnya Anda dapat memelihara kucing. Anda mungkin mencari informasi kepada teman Anda yang memiliki kucing, dan apa yang dirasakan selama memelihara kucing, apakah terjadi alergi atau tidak?

Tujuan penulisan ini adalah agar Anda dapat menjadi "dekat dan pribadi" dengan kucing, tapi secara terbatas. Cobalah ajak kucing teman Anda bermain, sementara Anda dapat meminta teman Anda  untuk menggunakan semprotan alergi pada kucing mereka. Solusi sederhana adalah gunakan obat alami anti alergi seperti yang telah saya sebutkan di atas.
 
Gunakan obat alergi Anda setengah jam sebelum Anda bertemu dengan si kucing. Ketika Anda tiba, biarkan kucing mengenali Anda. Dia akan menyambut Anda dengan mengendus kaki Anda pada awalnya. Anda dapat mengelusnya untuk melihat apakah ia menyukai elusan Anda, apabila iya, ini merupakan indikasi bahwa dia sedang menikmati kasih sayang dari Anda. Silakan mengelusnya. Jika Anda masih bisa mengontrol alergi, Anda mungkin mengizinkan dia untuk melompat ke pangkuan Anda. Batasi waktu kunjungan pertama terhadap kucing antara 10 sampai 15 menit, tergantung dari tingkat kenyamanan Anda.

Dalam satu atau dua
minggu , Anda dapat mencoba lagi dengan kucing yang sama, dan coba lebih lama lagi berinterkasi dengan nya sampai setengah jam. Sekali lagi, dilihat dari hasil nya Anda dapat mengunjungi teman - teman Anda yang lain yang juga memiliki kucing.

 "Pergi Ke Acara Cat Show"


Sejauh ini, kemajuan Anda akan keinginan Anda memiliki kucing secara individual telah semakin dekat. Sekarang adalah waktu untuk ke tingkat sedikit lebih jauh yaitu dengan menghadiri acara kotes kucing / Cat Show. Beberapa breeder yang datang ke acara ini memamerkan beberapa kucing ras.

Apa yang lebih menarik adalah bahwa beberapa ras kucing dikatakan hypoallergenic. Ini termasuk kucing Sphynx yang memiliki rambut yang sangat halus dan sangat jarang, serta kucing keturunan Rex, yang memiliki rambut yang bergelombang dan halus. Lalu jenis lain, berasal dari Siberia, juga dikabarkan akan hypoallergenic karena konon tidak memiliki protein Feld1 dalam air liur kucing.

Meskipun semua klaim ini anekdot, dan tidak ada studi tentang nya, saya sadar, akan lebih baik meluangkan waktu untuk mencari kucing jenis ini pada acara Cat Show. Jika semua berjalan dengan baik, nanti nya Anda mungkin ingin untuk mengunjungi acara Cat Show yang lebih besar lagi untuk membandingkan jenis lain dari kucing. Sekali lagi, gunakan obat alami anti alergi yang  biasanya Anda minum sebelum  Anda berkunjung ke tempat seperti ini, dan jika Anda merasa gejala alergi datang, segera tinggalkan gedung.

"Kunjungi Petshop Atau Rumah Yang Mengembangbiakan Kucing Untuk Diadopsi" 
 


Dengan anggapan semuanya telah berjalan dengan baik, dengan langkah-langkah sebelumnya, dan bahwa Anda telah membangun ketahanan melalui paparan bertahap, bersama dengan obat resep atau obat alami, ini mungkin akan menjadi langkah terakhir Anda sebelum benar-benar mengadopsi seekor kucing.

Gunakan pakaian yang nyaman, dan pastikan untuk meminum obat Anda terlebih dahulu. Luangkan waktu di tempat tersebut satu jam atau lebih. Ambil beberapa kucing, satu per satu, ke sebuah ruangan, jika tersedia, cobalah bermaindengan masing-masing dari mereka. Cara seperti ni sering dikatakan bahwa kucing biasanya memilih majikan mereka, bukan sebaliknya, jadi biarkan kucing-kucing tersebut 'membimbing' Anda dalam menentukan pilihan Anda.

Anda mungkin harus mengunjungi beberapa tempat yang menawarkan kucing untuk diadopsi, sebelum Anda menemukan kucing yang tepat untuk Anda. Ini merupakan kucing pertama Anda, jadi, siapkanlah rumah Anda. Setelah Anda menentukan kucing pilihan Anda, berbicaralah dengan pemilik kucing tersebut, beritahu mereka tentang alergi  yang Anda miliki, dan tanyakan apakah kucing dapat dikembalikan sebagai upaya terakhir, jika alergi Anda memburuk setelah Anda memiliki kucing.

Welcome home, kitty!

»»  READMORE...

Wednesday, March 23, 2011

Bahan-Bahan Alami Pembasmi Jamur Pada Kitten

Bahan-Bahan Alami Pembasmi Jamur Pada Kitten, mengatasi masalah jamur, herbal,  obat jamur herbal, mengatasi jamur dengan cara alami, jamur kucing, masalah kulit,  penyakit kulitKitten dalam kondisi lemah yang belum genap berumur 1-1,5 bulan belum boleh dimandikan. Anak-anak kucing dengan daya tahan tubuh rendah rentan terkena jamur apalagi pada masa musim hujan dimana kelembapan udara meningkat sehingga jamur tumbuh subur. Biasanya anak kucing tertular jamur dari induknya atau kucing-kucing lain. Membasmi jamur harus secara tuntas termasuk induk dan kucing lain yang sedang terinfeksi.

Produk yang digunakan sebagai pembasmi jamur harus produk yang aman dikonsumsi kitten dan komposisinya tanpa bahan kimia atau zat tambahan lain, dengan kata lain bersifat alami.

Pada prinsipnya, cara menanggulangi jamur adalah menghentikan perkembangbiakannya dengan mengganggu pembelahan sel-sel jamur sehingga organisme tersebut mati dengan sendirinya. Jamur yang aktif bereproduksi memberi rasa gatal yang sangat. Untuk mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan bisa dengan memberi bahan-bahan alami yang mengandung anthihistamin dan antiseptik seperti :

• daun mint
• daun sirih
• cengkeh
• jeruk nipis
• minyak kelapa
• lengkuas merah
• jahe
• sambiloto

Cara membuatnya dengan meremas-remas atau parut halus daun maupun rimpang tanaman tadi dan balurkan pada bagian yang terserang jamur secara rutin 2 kali sehari. Bisa juga dengan mencampurkan beberapa bahan sekaligus seperti minyak kelapa, jahe, lengkuas merah, dan sebagainya, kemudian dihaluskan.

Setiap pagi anak kucing dijemur 15 menit pada jam 7-9 pagi saat sinar matahari tidak terlalu terik. Pada kondisi kulit yang cukup parah hingga berkerak, lepaskan kerak lebih dulu dengan mengoleskan minyak kelapa murni dan sisir perlahan. Kandang serta lingkungan juga harus dalam keadaan bersih dan kering. Semprotkan desinfektan secara rutin dan jauhkan dari bahan-bahan yang mudah ditumbuhi jamur seperti kayu.

»»  READMORE...

Friday, March 11, 2011

Mengobati Scabies Pada Kucing

Kali ini saya akan share bagaimana cara mengobati masalah kulit pada kucing yang sering dibicarakan oleh Cat Lovers semuanya yaitu scabies. Sedikit intro, scabies adalah salah satu penyakit kulit yang mengganggu kucing karena rasa gatalnya luar biasa. Kucing bisa menggaruk bagian kulit yang gatal hingga berdarah. Anak kucing maupun kucing dewasa bisa saja terkena kutu ini. Nama lain scabies adalah kudis, gudig, budukan, atau gatal agogo.

Penyakit scabies merupakan parasit ektopik yang menyerang bagian kulit induk semangnya, disebabkan oleh organisme Sarcoptes scabiei termasuk filum Arthopoda, kelas Arachnida, ordo Ackarina, superfamili Sarcoptes. Pada manusia disebut Sarcoptes scabiei var. hominis, sedangkan varietas pada mamalia lain dapat menginfestasi manusia, tetapi tidak dapat hidup lama.


"inilah penampakan dari parasit scabies"

Cara penularan hewan ini melalui kontak langsung dengan penderita, maupun kontak tidak langsung yang berasal dari benda-banda yang digunakan oleh penderita.

Ciri-ciri hewan yang terserang tungau ini adalah :

Sering menggaruk bagian telinga, perut, atau sekitar mata. Biasanya tungau ini menyukai bagian-bagian yang tidak/jarang ditumbuhi bulu.

Garukan umumnya akan menimbulkan luka/koreng karena rasa gatal yang teramat sangat ketika hewan ini beraktifitas. Scabies merupakan jenis hewan yang tinggal dibawah kulit dengan cara menggerowongi bagian kulit inangnya, aktifitas tungau akan semakin meningkat saat kelembapak udara tinggi, misalnya disaat malam hari atau setelah dimandikan/diberi obat.


"beginilah mekanisme parasit ini menggerogoti kulit"

Bagian kulit yang ditinggali tungau dapat menimbulkan bercak darah atau luka seperti tusukan jarum walaupun tidak digaruk, kerak putih seperti ketombe, dan berbentuk huruf “S” atau tidak beraturan.

Apabila tungau sudah sangat mengganggu, terjadi penebalan kulit dan inangnya tampak kurus.


"foto kucing yang terkena scabies"




"manusia juga dapat terkena dampak scabies, terasa sangat gatal dan timbul bercak-bercak merah apabila digaruk, hindari kontak dengan kucing yang terinfeksi scabies, selalu cuci bersih tangan Anda menggunakan sabun khusus setelah memegang kucing"


Pengobatannya :

Sekedar sharing pengalaman pribadi, kucing-kucingku yang pernah terkena scabies bisa diobati dengan :
  • Suntikan ivermectine. Setidaknya diperlukan dua kali suntikan ivermectin dengan selang waktu 2 minggu, agar penyakit dapat sembuh total.
  • Mandi dengan shampo yang mengandung sulfur. Mandikan kucing dengan shampoo/sabun yang mengandung sulfur, kemudian dicelup (dip) dengan cairan sulfur 2-3 %. Bilas dan rendam tubuh kucing yang sakit selama 10–15 menit. Ulangi cara ini 2–3 kali dengan interval waktu satu minggu sampai sembuh. Mandi dan dip sulfur dilakukan setiap tujuh hari sampai sembuh. Setidaknya diperlukan 6-8 kali mandi hingga penyakit sembuh.
  • Sebelum diobati bagian luka dioles dahulu dengan alkohol 70 %. Alkohol dapat membunuh tungau penyebab penyakitnya.
  • Salep yang mengandung Permethrin 5%, Gamexane (gama Benzene Hexachloride) 1%, atau derma tech. Obat ini efektif dan aman digunakan dalam terapi manajemen scabies. Permethrin 5% cream bisa diaplikasikan sekali untuk 12 jam atau sulfur 5% – 6% dalam petrolatum diaplikasikan setiap malam selama 3 malam. Pasien akan terus mengalami gatal-gatal selama beberapa minggu setelah pengobatan. Bisa digunakan triamcolone 0,1% cream untuk mengobati dermatitisnya.





Cara pencegahan :
  • Rawat dan jaga kebersihan kucing serta tempat dan peralatan yang dipergunakannya. Peralatan makan, minum, tempat tidur, kandang, dapat dibersihkan dengan cairan desinfektan secara rutin.
  • Sejauh mungkin kucing rumah Anda diupayakan tidak berhubungan dengan kucing liar terlebih lagi kucing yang telah terjangkit penyakit.
  • Jika terpaksa Anda harus menitipkan kucing piaraan Anda ke tempat penitipan hewan, carilah tempat penitipan hewan yang mempunyai sanitasi atau kebersihan yang terjaga.
»»  READMORE...
 

Kucingku Imut ♣ ♣ ♣ Mamanunes Templates ♣ ♣ ♣ Inspiração: Templates Ipietoon
Ilustração: Gatinhos - tubes by Jazzel (Site desativado)